Rabu, 17 November 2010

Kebanyakan PR Malah Menurunkan Prestasi Siswa

Selama ini banyak pendidik yang berpikir bahwa memberikan pekerjaan rumah yang banyak akan memaksa siswa untuk lebih giat belajar hingga prestasi mereka akan meningkat.  Hasil penelitian terakhir justru menunjukkan bukti yang bertentangan dengan anggapan ini.

Survey yang dilakukan di 41 negara di dunia ini dipublikasikan dalam buku "National Differences, Global Similarities: World Culture and the Future of Schooling" yang diterbitkan oleh Stanford University Press

Survey ini dilakukan dengan mengujikan sejumlah soal yang sama kepada sejumlah siswa di setiap negara.Hasilnya sangat menakjubkan.

Murid di Jepang, Republik Ceko dan Denmark yang hanya menerima PR yang jumlahnya relatif sedikit, memperoleh nilai yang tertinggi.  Sebaliknya paa siswa dari Thailand, Yunani dan Iran yang mendapat PR yang banyak jumlahnya memperoleh nilai yang paling rendah.  Fakta ini diungkapkan oleh David Baker peneliti dari Penn State University.

Jumlah PR yang banyak biasanya akan menjadi problem yang besar bagi para siswa yang kemampuan ekonominya rendah.  Hal ini disebabkan karena orang tua mereka tidak mampu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar.  PR juga biasanya dirancang untuk sekedar mengingat langkah-langkah pengerjaan soal, dan hal ini tidak cocok untuk kebanyakan siswa.  Begitulah kesimpulan yang ditarik oleh para peneliti melalui survey ini.

PR biasanya diambil sebagai jalan pintas bagi peningkatan mutu pendidikan, bukannya meningkatkan kesempatan dan akses memperoleh pengetahuan.  Hal ini justru akan memboroskan energi, waktu dan biaya.  Begitulah pendapat yang diajukan oleh LeTendre peneliti dari Penn State University.

Hasil penelitian ini hendaknya menjadi renungan bagi para pendidik di Indonesia yang kebanyakan penduduknya miskin.  Selain memperkirakan jumlah PR, bentuk PR tersebut juga harus diperbaiki.  PR harus menjadi media untuk memperluas akses informasi siswa dan bukan sekedar media menghafal langkah-langkah pengerjaan soal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar