Mohon renungkan dari dalam diri melihat apa yang telah terjadi... Salam kepada pembaca sekalian, belasungkawa saya dengan kejadian bencana alam di Indonesia yang tidak henti-hentinya menimpa, dari yang kecil hingga besar.
Mengapa seluruh rakyat dan umat yang beragama masih tidak menyadari akan isi dunia yg sudah semakin tua.
Kemanakah para ulama, mubalig di Indonesia, para cendekiawan, intelek,..bukan kah kejadian sebegini merupakan murka Tuhan pada hambanya?
Pikirkan sedalam-dalamnya, terlalu banyak korupsi, penyiksaan, lahir maupun batin, ketamakan, kebohongan para petinggi negara sehingg akan tiada ruang yang kosong untuk si miskin menjalankan hidup.
Maksiat bermaharajalela sehingg agama juga telah dipersendakan. Coba renungkan di antara tempat-tempat yang terjadi bencana, semuanya daerah yang kuat menjalankan agama. Namun sejatinya mereka banyak yang munafik.
Jadikanlah agama itu bisa mendidik semua umat. Contohnya adalah jangan berpecah belah. Bila bulan puasa haruslah sama, jangan ada yang duluan dan kemudian. Dan juga hal yang lainnya.
Ingatlah dalam menjatuhkan hukuman juga harus diperhatikan baik-baik, jangan sampai menganiaya orang-orang yang sepatutnya diperlukan pembelaan.
Itu semua akan mengundang murka Allah. Bangkitlah para ulama, kyai, ustad-ustadzah, dan semuanya.
Berhentilah dari hal hal yang mementingkan diri sendiri. Selamatkanlah umat di akhir zaman ini.
Hanya kesejahteraan ummat yang akan membawa kita ke tempat yang layak dalam kematian kita.
Bukan uang miliaran rupiah yang dibawa melainkan amalan yang mulia. Turut belangsungkawa sekali lagi...
Mengapa seluruh rakyat dan umat yang beragama masih tidak menyadari akan isi dunia yg sudah semakin tua.
Kemanakah para ulama, mubalig di Indonesia, para cendekiawan, intelek,..bukan kah kejadian sebegini merupakan murka Tuhan pada hambanya?
Pikirkan sedalam-dalamnya, terlalu banyak korupsi, penyiksaan, lahir maupun batin, ketamakan, kebohongan para petinggi negara sehingg akan tiada ruang yang kosong untuk si miskin menjalankan hidup.
Maksiat bermaharajalela sehingg agama juga telah dipersendakan. Coba renungkan di antara tempat-tempat yang terjadi bencana, semuanya daerah yang kuat menjalankan agama. Namun sejatinya mereka banyak yang munafik.
Jadikanlah agama itu bisa mendidik semua umat. Contohnya adalah jangan berpecah belah. Bila bulan puasa haruslah sama, jangan ada yang duluan dan kemudian. Dan juga hal yang lainnya.
Ingatlah dalam menjatuhkan hukuman juga harus diperhatikan baik-baik, jangan sampai menganiaya orang-orang yang sepatutnya diperlukan pembelaan.
Itu semua akan mengundang murka Allah. Bangkitlah para ulama, kyai, ustad-ustadzah, dan semuanya.
Berhentilah dari hal hal yang mementingkan diri sendiri. Selamatkanlah umat di akhir zaman ini.
Hanya kesejahteraan ummat yang akan membawa kita ke tempat yang layak dalam kematian kita.
Bukan uang miliaran rupiah yang dibawa melainkan amalan yang mulia. Turut belangsungkawa sekali lagi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar